Pelaksanaan AMI Unanda 2025 Sesi Ketiga: Audit di Prodi Ekonomi Pembangunan dan Prodi Budidaya Perairan
Palopo, 19 Februari 2025 – Universitas Andi Djemma (Unanda) terus menjalankan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik melalui pelaksanaan Audit Mutu Internal (AMI) 2025. Pada sesi ketiga ini, AMI dilaksanakan di Program Studi Ekonomi Pembangunan dan Program Studi Budidaya Perairan, yang berlangsung pada 17-19 Februari 2025.
Audit pada Prodi Ekonomi Pembangunan dipimpin oleh Chece Djafar, S.Pd., M.Pd. (Ketua), dengan anggota tim auditor Maria, S.Hut., M.Hut., dan Dr. Iqbal Aidar Idrus Dm., S.IP., M.IP. Sementara itu, audit di Prodi Budidaya Perairan dilakukan oleh Hisma Abduh, S.Kom., M.Cs. (Ketua), bersama dengan Irayanti Nur, S.H., M.H., dan Sumantri, S.P., M.P.

Kegiatan AMI ini bertujuan untuk mengevaluasi efektivitas sistem penjaminan mutu internal di masing-masing program studi selama tahun 2024, termasuk dalam aspek akademik, manajemen, serta sumber daya yang mendukung proses pembelajaran. Melalui audit ini, Unanda berupaya memastikan bahwa setiap program studi telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan guna meningkatkan daya saing institusi.

Ketua LPM Unanda, Prof. Dr. Ir. Irman Halid, M.Si., menyampaikan bahwa AMI merupakan instrumen penting dalam peningkatan mutu pendidikan. “Audit ini bukan sekadar penilaian, tetapi juga bentuk pembinaan bagi program studi dalam meningkatkan kualitas akademik dan tata kelola. Hasil AMI ini nantinya akan menjadi dasar untuk perbaikan dan pengembangan program studi di Unanda,” ungkapnya.
Perwakilan dari Program Studi Ekonomi Pembangunan dan Budidaya Perairan menyambut baik pelaksanaan AMI ini, dengan harapan bahwa hasil evaluasi dapat membantu mereka dalam menyusun strategi peningkatan mutu yang lebih baik ke depan. Dengan terselenggaranya AMI sesi ketiga ini, Unanda semakin memperkuat sistem penjaminan mutu internalnya. Pelaksanaan AMI yang berkelanjutan diharapkan dapat mendorong peningkatan akreditasi program studi serta menciptakan lingkungan akademik yang lebih berkualitas dan berdaya saing tinggi.